Cara membuat portofolio pekerjaan
Article
April 15, 2023

Cara Membuat Portofolio Pekerjaan yang Profesional

Cara membuat portofolio pekerjaan sangat penting untuk diketahui oleh para pencari kerja. Dengan mempunyai portofolio yang profesional dan bagus maka bisa membuka peluang kerja menjadi luas. Ada berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan portofolio yang seperti itu. Lalu, bagaimana caranya?

Berikut ini adalah cara membuat portofolio pekerjaan yang profesional :

1. Kumpulkan Materi yang Akan Dimasukkan Dalam Portofolio

Langkah pertama yang harus anda lakukan untuk membuat portofolio yang profesional adalah mengumpulkan berbagai materi yang akan dimasukkan. Ada berbagai materi yang bisa dimasukkan ke dalam portofolio untuk pekerjaan seperti misalnya hasil karya, pencapaian, tugas kuliah, studi kasus, dan lain sebagainya.

Kumpulkan berbagai materi tersebut karena sangat berharga sekali untuk menjadi bahan portofolio. Cara membuat portofolio untuk pekerjaan ini bisa membantu untuk memudahkan proses penyusunan nantinya. Sehingga, kumpulkan terlebih dahulu materi sebanyak-banyaknya.

2. Atur Materi Berdasarkan Kategori

Jika sudah mengumpulkan berbagai materi yang dibutuhkan untuk bahan portofolio, maka kini saatnya untuk mengatur berdasarkan kategori. Misalnya, jika anda sudah mengumpulkan berbagai materi dari hasil karya yang sudah dibuat maka kelompokkan dengan hasil karya yang lain.

Lalu, contoh lainnya untuk berbagai desain kelompokkan dengan desain dan yang lain. Dengan mengelompokkan materi akan membuat anda semakin mudah untuk menyusunnya. Selain itu, juga bisa memudahkan para HRD untuk melihat portofolio berdasarkan kategori relevan yang mereka butuhkan.

3. Susun Dengan Rapi

Jangan lupa untuk menyusun dengan rapi materi yang sudah anda kelompokkan berdasarkan kategori tertentu. Anda bisa menyusun materi dari yang paling menarik terlebih dahulu agar HRD bisa dengan mudah tertarik dengan portofolio yang anda buat. Selain itu, penyusunan yang rapi juga bisa memudahkan anda dalam mencari materi yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan tertentu.

Anda bisa menyusun materi tersebut berdasarkan yang paling relevan terlebih dahulu. Hal ini akan memudahkan HRD untuk menemukan relevansi portofolio dengan lamaran pekerjaan yang anda coba. Dengan begitu, peluang kerja pun akan menjadi semakin besar.

4. Jelaskan Pencapaian

Ketika membuat portofolio lamaran kerja online, anda bisa menambahkan penjelasan mengenai pencapaian apa saja yang sudah anda raih. Dengan adanya penjelasan ini bisa membuat portofolio menjadi lebih menarik dan bisa membuat HRD memahami apa saja hal penting yang sudah anda raih selama ini. Sehingga, portofolio juga bisa menjadi nampak lebih profesional.

Anda bisa menjelaskan pencapaian-pencapaian yang sudah diraih dengan bentuk paragraf atau poin-poin. Selain itu, anda juga bisa mencantumkan gambar pendukung untuk membuatnya menjadi lebih menarik. Semakin bagus penjelasan yang anda cantumkan maka akan semakin menarik portofolio bagi para HRD.

5. Sertakan Dokumen

Cara membuat portofolio online untuk lamaran kerja agar nampak profesional yang terakhir adalah sebaiknya anda harus menyertakan dokumen. Dokumen ini merupakan dokumen pendukung yang bisa memvalidasi hasil kerja anda. Adapun dokumen yang bisa anda cantumkan misalnya seperti sertifikat, surat rekomendasi, dan lain sebagainya.

Adanya berbagai dokumen pendukung tersebut juga bisa membuat portofolio menjadi semakin profesional. Anda bisa mendapatkan berbagai dokumen tersebut dari ajang penghargaan atau surat rekomendasi dari kampus hingga lembaga tertentu.

Itulah berbagai cara membuat portofolio pekerjaan yang profesional. Dengan mengikuti berbagai cara di atas bisa membuat portofolio kerja menjadi semakin menarik bagi para HRD. Sehingga, bisa membuka peluang kerja yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Great Article

Wawancara perilaku menjadi salah satu jenis wawancara kerja yang umumnya dilakukan oleh rekruiter. Mereka akan melontarkan pertanyaan yang berhubungan dengan kemampuan kandidat dalam memecahkan sebuah...

Adanya kesenjangan dalam riwayat pekerjaan menjadi salah satu kendala yang dihadapi setiap pencari kerja. Ya, meski adanya celah pada resume tidak serta merta dapat menutup...

Di era digital, kehadiran online profesional sangat penting, khususnya dalam mencari pekerjaan. Sebab, banyak perusahaan dan rekruter menggunakan internet untuk mencari kandidat yang sesuai untuk...