Article
July 18, 2023

8 Cara Memilih Jasa BPO Untuk Kepentingan Bisnis Anda

Mengikuti cara memilih jasa BPO terpercaya sangat berdampak pada kelangsungan usaha. Merupakan singkatan Business Process Outsourcing, BPO menjadi andalan berbagai perusahaan maupun pelaku bisnis untuk menemukan tenaga kerja sementara.

Meski efektif membantu menemukan SDM profesional, BPO perlu Anda pilih secara cermat. Tanpa pemeriksaan yang baik, Anda berisiko menggunakan penyedia layanan yang belum berpengalaman. Untuk mengetahui poin-poin apa saja yang sebaiknya diperhatikan, simak selengkapnya berikut ini!

1. Tentukan tujuan bisnis

Bagi Anda yang baru merintis bisnis, tentukan tujuannya terlebih dulu. Pahami peran-peran yang nantinya dilakoni dan seperti apa ekspektasi yang ingin dicapai dalam periode waktu tertentu. Kalau sudah ditetapkan, akan mudah bagi Anda mengikuti cara memilih jasa BPO yang profesional.

Anda dapat menyusun tujuan-tujuan tersebut dalam dokumen khusus. Kemudian, tambahkan target dan volume pekerja yang akan direkrut. Jadi akan lebih mudah bagi Anda untuk menjelaskannya.

2. Cek pengalaman penyedia layanan

Langkah selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah mengecek pengalaman BPO. Cek apa saja peran yang mereka tangani, layanan yang dapat ditangani tenaga kerja, hingga prestasi yang pernah mereka raih. Biasanya, informasi-informasi ini dapat diakses melalui website mereka.

Tujuan dari pemeriksaan ini adalah memastikan kemampuan tenaga kerja outsourcing beradaptasi dengan perusahaan. Jadi, Anda tak akan mendapatkan masalah di kemudian hari.

3. Bandingkan layanan dan pengalamannya

Cara memilih jasa BPO berikutnya adalah membandingkan layanan dan pengalamannya dengan penyedia lain. Hal-hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kemampuan teknis, akses terhadap teknologi terkini, kecakapan problem solving, hingga fleksibilitas di situasi darurat.

Jika mampu memenuhi poin-poin di atas, BPO yang bersangkutan dapat dipercaya. Anda pun dijamin tak akan kesulitan menjalin komunikasi dengan mereka.

4. Pahami manajemen dan kultur penyedia layanan

Langkah satu ini ditujukan untuk mengetahui sejauh mana profesionalitas BPO dalam menjalankan tugas-tugasnya. Anda juga dapat menguji kemampuan komunikasi mereka di sini. Kalau nyaman dan dapat diajak bernegosiasi, Anda bisa meneruskan ke langkah berikutnya.

Membangun komunikasi dalam cara memilih jasa BPO akan mencegah Anda dari berbagai risiko. Misalnya saja miskomunikasi dan pelanggaran kontrak.

5. Pelajari rekrutmen tenaga kerja outsourcing

Anda barangkali tidak terjun langsung merekrut tenaga kerja outsourcing. Namun, Anda juga perlu mengetahui bagaimana BPO menyeleksi SDM yang mereka rekomendasikan. Sebaiknya, gunakan jasa yang melakukan perekrutan secara transparan dan punya tingkat kesuksesan yang bisa diukur.

Akan lebih baik lagi kalau BPO yang bersangkutan melakukan perekrutan dengan pengukuran kesuksesan sesuai kebutuhan Anda dan usaha yang dikelola.

6. Bujet dan tarif dapat dinegosiasikan

Dalam cara memilih jasa BPO, bujet dan tarif adalah salah satu hal yang perlu dibicarakan sebelum mencapai kesepakatan. Negosiasikan nominal yang ditawarkan kalau memungkinkan. Kemudian, cek layanan apa saja yang Anda terima dari angka tersebut.

Selain itu, pelajari cara BPO memasang tarif. Apakah memang sudah sesuai layanan atau ada faktor lain yang sebaiknya diantisipasi sejak awal.

7. Mendalami kebijakan terkait manajemen tenaga kerja

BPO berpengalaman akan memberitahu Anda kalau terjadi masalah yang muncul sewaktu-waktu. Beberapa di antaranya adalah sakit, cedera, atau kecelakaan kerja. Perselisihan dan dugaan adanya pelanggaran pun akan mereka informasikan kepada Anda.

Untuk itu, pelajari baik-baik sistem serta kebijakannya sebelum menerapkan cara memilih jasa BPO. Tujuannya adalah menekan risiko yang menghambat kegiatan operasional.

8. Ketahui legalitas serta compliance yang berlaku

Poin terakhir yang tak boleh Anda lewatkan sebelum menentukan BPO adalah mengetahui seperti apa legalitas dan compliance yang berlaku. Jangan sampai Anda menggunakan layanan dari pihak ilegal yang dampaknya akan merembet ke perusahaan.

Kemudian, periksa juga potensi munculnya gesekan di antara kedua belah pihak. Jika tak ditangani, masalah ini bakal membahayakan dan bisa menyeret Anda ke ranah hukum.

Bagaimana, apa Anda sudah siap menggunakan tenaga kerja outsourcing untuk memajukan bisnis atau perusahaan? Semoga setelah menyimak delapan poin di atas, Anda mendapatkan hasil yang diharapkan dari cara memilih jasa BPO yang tepat dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Great Article

Wawancara perilaku menjadi salah satu jenis wawancara kerja yang umumnya dilakukan oleh rekruiter. Mereka akan melontarkan pertanyaan yang berhubungan dengan kemampuan kandidat dalam memecahkan sebuah...

Adanya kesenjangan dalam riwayat pekerjaan menjadi salah satu kendala yang dihadapi setiap pencari kerja. Ya, meski adanya celah pada resume tidak serta merta dapat menutup...

Di era digital, kehadiran online profesional sangat penting, khususnya dalam mencari pekerjaan. Sebab, banyak perusahaan dan rekruter menggunakan internet untuk mencari kandidat yang sesuai untuk...