Dalam dunia kerja sebuah karakter menjadi tolok ukur untuk menentukan sikap orang lain terhadap Anda. Watak atau karakter kita sebut dengan sebuah identitas diri yang begitu melekat. Entah pendapat orang baru dan orang lama tentang kita harus mulai dibangun. Pembangunan karakter watak tersebut agar orang lain mengetahui siapa kita dan bagaimana kita, prinsip kerja kita disebut dengan personal branding. Sama halnya dengan sebuah produk yang akan dipromosikan tentu butuh kekhasan atau spesifikasi agar konsumen mau membeli.Â
Nah, ingin tahu tentang personal branding untuk memudahkan peluang kerja dan cara menciptakan personal branding, ikuti artikel ini hingga selesai yuk!
Daftar Isi
Tujuan personal branding
Tujuan utama adalah agar terkenal secara positif ke khalayak ramai, banyak sekali orang memiliki personal branding tetapi dengan citra diri yang negatif. Mungkin sama-sama mendapatkan teman tetapi bukan untuk sebuah manfaat baik hanya sebatas luapan kepuasan sementara. Namun, jika Anda membangun citra yang baik maka orang lain akan datang dengan sebuah sikap yang lebih sungkan, menghormati, profesional dan mudah melakukan kerja sama.
Intinya, Anda bisa menciptakan personal branding dengan tahapan karakter yang baik dan didukung trik media.Â
Cara menciptakan personal branding Â
1. Buat karakter Anda 100%
Anda harus tahu terlebih dulu jati diri Anda sendiri dalam membentuk personal branding, seperti apa sih kelebihan dan potensi terpendam yang dimiliki, bagaimana Anda saat berkomunikasi dengan orang lain.Â
2. Capai target
Anda bisa memilih target capainya mau seperti apa dalam lingkungan. Target yang dikumpulkan akan mendukung kita untuk menggerakkan sebuah citra pada diri kita. Misalnya, Anda menyebut diri Anda adalah ahli pelajaran sekolah SD maka dengan target usia SD lambat laun akan dikenal secara luas. Oh, ibu A pintar Matematika SD yang orangnya suka senyum, baik dan disiplin.  Â
3. Mulai pendekatan dan memperbanyak link
Anda wajib membangun sembari memperluas link dalam dunia kerja. Mulanya memang sulit tetapi dengan langkah jalinan pertemanan sebuah personal branding akan makin luas.Â
4. Integritas AndaÂ
Pentingnya sebuah integritas, karakter brand dalam diri Anda seperti cara Anda komunikasi, cara mengenal karakter, cara melihat, dan apa saja yang menjadi kekhasan Anda Anda. Misalnya, orang lain mengenal Anda dari asal Anda, logat Anda dan sikap Anda.Â
Kuncinya brand Anda bermula dari jiwa yang baik dan tulus. Bedakan antara pencitraan pura-pura dengan pencitraan yang natural. Â
5. Positioning
Tampilkan sebuah positioning yang tegas dan kuat dengan memperkhususkan brand Anda. Semakin khas sebuah karakter atau brand Anda, makin ahli akan jauh lebih baik untuk pergerakan karir Anda. Contoh, Anda menguasai ahli pengolahan data dalam sebuah perusahaan dimana semua datanya tertata baik. Maka, saat Anda bekerja di sebuah perusahaan akan lebih dipercaya.
6. Bukti prestasi, kelebihan dan produktivitas
Berikan banyak bukti keahlian tentang brand Anda seperti penulis, maka Anda minimal ada hasil tulisan, pengalaman menulis dan dimana saja hasil Anda diterbitkan. Semua kelebihan yang Anda miliki tersebut bisa menjadikan investasi tak terlihat yang menguntungkan bagi Anda dan semua orang http://convergence.id/.Â
Cara membuat sebuah personal branding tidak hanya sebatas trending sementara tetapi selamanya agar orang mencari Anda bukan saat terkenal dan hilang tapi benar-benar butuh sesuatu yang memiliki nilai manfaat. Personal branding yang negatif akan tercatat selama hidup dan memberikan efek menjauh bagi orang yang dirasa kurang cocok.