Article
July 12, 2023

Penting! Begini Strategi Meningkatkan Customer Lifetime Value (Nilai Seumur Hidup Pelanggan)

Ada banyak sekali faktor yang bisa mempengaruhi kesuksesan dari sebuah usaha. Customer atau pelanggan adalah salah satu faktor utama yang bisa menentukan kesuksesan suatu bisnis. Oleh karena itu, ada satu metrik yang dapat digunakan untuk mengukur nilai dari seorang pelanggan, salah satunya adalah Customer Lifetime Value (CLV).

Perhitungan tersebut digunakan untuk mengukur poin nilai pelanggan. Apabila kita terjemahkan secara harfiah, maka CLV ini memiliki arti nilai umur pelanggan. Tapi perlu dipahami bahwa nilai umur pelanggan ini tidak dilihat dari tahun lahirnya, tapi dari rentang waktu yang mereka dalam menggunakan produk ataupun layanan dari bisnis Anda.

Lebih tepatnya, Customer Lifetime Value ini merupakan sebuah metrik untuk memperkirakan total nilai pelanggan terhadap sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Sederhananya, CLV merupakan prediksi atas nilai total pendapatan yang dapat Anda peroleh dari pelanggan tersebut.

Cara Meningkatkan Customer Lifetime Value

Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Customer Lifetime Value. Akan tetapi, ada beberapa cara yang sudah terbukti efisien dalam meningkatkan CLV. Anda tidak perlu khawatir, karena cara ini simpel dan dapat menyesuaikan dengan jenis usaha yang sedang dijalankan.

Lalu, bagaimana sih cara meningkatkan Customer Lifetime Value supaya bisnis Anda memperoleh manfaat dari strategi tersebut? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan Customer Lifetime Value, antara lain:

  1. Utamakan Pengalaman Customer

Untuk bisa meningkatkan Customer Lifetime Value, Anda harus fokus pada pengalaman pelanggan atau customer. Usahakan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang baik dan positif. Misalnya saja, dengan membangun hubungan baik antara brand dan pelanggan, meningkatkan user experience ketika mereka berbelanja di toko Anda, dan lainnya.

Dalam hal ini, Anda harus memantau dan juga mendengarkan harapan pelanggan. Sehingga Anda dapat menyediakan kebutuhan yang relevan. Selain itu, Anda juga bisa melakukannya melalui cara komunikasi yang baik dengan para pelanggan.

Tunjukkan bahwa Anda tidak pernah melupakan mereka. Permudah mereka untuk menjangkau bisnis Anda. Pada intinya, teruslah untuk memperbaiki kualitas produk dan juga pelayanan supaya para pelanggan setia pada bisnis Anda.

Baca Juga: Ketahui 8 Cara Evaluasi Kinerja Jasa BPO

  1. Buatlah Program Loyalitas

Cara lainnya yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan Customer Lifetime Value adalah dengan membuat program loyalitas. Menurut lama qualtrics, program loyalitas mendorong pembelian berulang. Misalnya saja, dengan memberikan diskon ataupun manfaat sebagai imbalannya.

Hal itu dapat berupa kartu loyalitas ataupun aplikasi dengan sistem poin yang didapatkan pelanggan ketika mereka melakukan pembelian. Selain membuat program loyalitas ini, Anda juga dapat menarik pelanggan untuk berlangganan. Lagi-lagi, Anda perlu menawarkan imbalan sehingga para pelanggan mau berlangganan.

Dengan sistem berlangganan ini, para pelanggan juga akan lebih mudah untuk membelanjakan lebih banyak uang di toko Anda. Kemungkinan besar, mereka akan lebih sering berkunjung dan belanja lebih banyak untuk menikmati lebih banyak manfaat dari paket langganan mereka.

  1. Gunakan Omnichannel Marketing

Anda juga dapat menggunakan strategi omnichannel marketing untuk meningkatkan Customer Lifetime Value. Maksudnya yaitu dengan memasarkan produk ataupun layanan melalui berbagai macam platform atau saluran. Baik itu berjualan secara online atau offline.

Lakukan riset untuk mengetahui platform mana saja yang disukai oleh pelanggan bisnis Anda. Sehingga Anda dapat memaksimalkan strategi pemasaran disana untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal.

  1. Terapkan Up Selling dan Cross Selling

Berikutnya, Anda dapat meningkatkan Customer Lifetime Value dengan menerapkan strategi up selling dan cross selling. Up selling sendiri berarti menjual produk ataupun layanan tertentu dengan versi yang lebih mahal.

Sementara itu, cross selling adalah cara menjual produk atau layanan pelengkap yang serupa dengan yang ingin dibeli oleh customer. Semakin banyak pelanggan yang membeli dari usaha Anda, maka akan semakin tinggi Customer Lifetime Value mereka.

Beberapa strategi untuk melakukan up selling atau cross selling yakni dengan menawarkan produk bundling, pengiriman gratis dengan minimum belanja, atau produk pelengkap.

Demikian penjelasan mengenai cara meningkatkan Customer Lifetime Value pada bisnis Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Great Article

Wawancara perilaku menjadi salah satu jenis wawancara kerja yang umumnya dilakukan oleh rekruiter. Mereka akan melontarkan pertanyaan yang berhubungan dengan kemampuan kandidat dalam memecahkan sebuah...

Adanya kesenjangan dalam riwayat pekerjaan menjadi salah satu kendala yang dihadapi setiap pencari kerja. Ya, meski adanya celah pada resume tidak serta merta dapat menutup...

Di era digital, kehadiran online profesional sangat penting, khususnya dalam mencari pekerjaan. Sebab, banyak perusahaan dan rekruter menggunakan internet untuk mencari kandidat yang sesuai untuk...